Mitos Tentang Pil KB Yang Salah

Banyak mitos tentang pil KB yang dipercayai para wanita. Dari yang dapat menambah gemuk, membikin wajah berjerawat, sampai yang bisa memberi pengaruh kesuburan. Ya, segala ini cuma mitos. Memang banyak pendapat yang beredar, meskipun sesungguhnya tak pas. Apa saja mitos pil KB lainnya yang sering kali disalahpahami banyak wanita?

Mitos Tentang Pil KB Yang Salah

Mitos 1: Pil KB bikin gemuk
Fakta: Ini jarang terjadi. Memang sebagian wanita mengalami sedikit kenaikan berat badan ketika mulai minum. Tetapi, tak ada penelitian yang menandakan bahwa pil KB-lah yang menyebabkan kenaikan berat badan wanita-wanita ini.

Sekiranya Anda kuatir mengenai bertambahnya berat badan, diskusikan dengan dokter Anda. Dokter akan memberi rekomendasi variasi yang cocok dengan Anda, sebab pil KB mempunyai dua variasi adalah pil kombinasi (mengandung estrogen dan progestin) dan pil progestin (sintesis hormon progesteron) saja.

Beberapa besar pil KB menerapkan variasi estrogen yang sama dalam bermacam dosis, melainkan tiap merek pil mungkin menawarkan variasi progestin yang berbeda, dengan dosis yang berbeda pula, sehingga mempunyai potensi efek samping yang berbeda juga.

Estrogen dalam pil dapat membikin sebagian wanita merasa begah, melainkan ini lazimnya cuma bersifat sementara. Estrogen dan progestin dalam pil bisa meningkatkan nafsu makan, yang bisa menyebabkan penambahan berat badan apabila tak diimbangi dengan diet dan olahraga.

Sebagian wanita juga mungkin mengalami retensi cairan. Efek dari pil ini sering kali kali dapat dikurangi dengan beralih pada pil dengan dosis yang lebih rendah.

Ada pantasnya Anda memilih pil kombinasi yang mengandung variasi progesteron tertentu yang mengandung anti mineral kortokoid, sehingga berfungsi untuk mencegah penumpukan air dan garam dalam tubuh. Ragam hal yang demikian bisa menjaga berat badan konsisten stabil dan tak bertambah. Lantas konsultasikan lebih lanjut terhadap dokter Anda.

Mitos 2: Pil KB membikin haid tak teratur

Fakta: Pil KB justru membikin siklus menstruasi menjadi lebih teratur. Beberapa ini amat menolong untuk wanita yang mempunyai siklus had terlalu kencang atau terlalu jarang. Pil ini juga cenderung meminimalkan gejala PMS dan mengurangi terjadinya nyeri haid. Sebagian wanita juga melaporkan durasi haid mereka menjadi lebih singkat sesudah minum pil KB.

Kontrasepsi ini dipakai untuk mencegah ovulasi, adalah pelepasan sel telor selama siklus bulanan. Wanita tak dapat hamil apabila tak berovulasi. Pil ini berprofesi dengan menebalkan lendir dan sekitar mulut rahim, yang kian mempersulit air mani untuk menjelang uterus dan menempuh sel telor yang telah dilepas.

Mitos 3: Wajah dapat jadi jerawatan


Fakta: Kontrasepsi ini dapat menjadi alternatif pengobatan jerawat dari dokter. Salah satu penyebab jerawat ialah  meningkatnya hormon androgen. Androgen ini memicu kelebihan produksi minyak di sebum yang menyumbat pori-pori dan meningkatkan timbulnya jerawat, sehingga untuk menghilangkan jerawat, kadar androgen perlu dikurangkan dalam aliran darah.

Tak Anda mengkonsumsi pil yang mengandung estrogen dan variasi progestin tertentu, variasi progestin ini menolong menurunkan kadar androgen dan lazimnya membikin Anda mempunyai kulit yang bersih sesudah tiga bulan penerapan.

Mitos 4: Pil KB membikin tak subur

Fakta: Ini ialah salah satu mitos pil KB yang sering kali Anda dengar dan membikin Anda kuatir. Setelah ada relasi antara minum kontrasepsi ini dengan kesuburan. Beberapa stop minum, kesuburan dapat langsung kembali dan Anda konsisten dapat hamil. Inilah kenapa penting untuk minum pil KB dengan jadwal yang teratur.

Sebagian wanita mungkin mengalami kesusahan untuk hamil sesudah stop pil KB. Beberapa ini lazimnya terjadi pada wanita yang mempunyai siklus menstruasi yang tak teratur sebelum mulai konsumsi pil ini.

Meskipun, penurunan kesuburan lebih sering kali disebabkan oleh elemen natural. Seumpama, sering kali kali wanita yang menerapkan pil KB menunda kehamilan hingga umur akhir 30-an, ketika kesuburan mereka secara natural memang telah mulai berkurang.

Mitos 5: Pil KB dapat menyebabkan kanker

Fakta: Ini ialah salah satu mitos yang membikin sejumlah wanita merasa ragu menerapkan pil KB.  sesungguhnya, pil KB justru bahkan dapat mempunyai efek perlindungan kepada sebagian variasi kanker.

Bagi wanita yang telah mempunyai risiko untuk terkena kanker, penerapan pil ini dapat mengurangi risiko kejadian kanker ovarium, endometrial, dan kolorektal. Penelitian ini dikerjakan pada wanita yang telah mempunyai risiko tinggi terkena kanker sebab ada riwayat keluarga.

Memang ada sebagian penelitian yang menonjolkan sedikit peningkatan risiko kanker payudara, mulut rahim, dan hati, tetapi ini lebih diberi pengaruh oleh elemen-elemen hormonal lain. Seumpama, umur terlalu muda ketika haid pertama atau ketika memasuk menopause, bisa memberi pengaruh keseimbangan hormon dan meningkatkan risiko kanker payudara.

Belum ada Komentar untuk "Mitos Tentang Pil KB Yang Salah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel